Remaja Tewas Tersetrum Saat Banjir di Taman Asri Tangerang
TANGERANG – Seorang remaja bernama Hakim Asidik (15) meninggal dunia setelah tersetrum listrik saat banjir melanda Perumahan Taman Asri, Kelurahan Larangan Utara, Kota Tangerang, Minggu (26/10/2025). Tragedi itu terekam jelas melalui kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian dan membuat warga geger.
baca juga : BKPSDM dan BNK Gelar Pembinaan ASN
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga, insiden bermula ketika korban berjalan di tengah genangan air sambil membawa ponsel. Ia tampak menyorotkan lampu ponselnya ke arah got yang tertutup air.
“Saya lihat anak itu dari arah timur, dia pegang HP, kirain mau cari ikan atau lihat got. Saya lagi bersihin lumpur di depan rumah,” ujar seorang saksi mata, Sami, Senin (27/10/2025).
Tak lama kemudian, korban terlihat menyentuh tiang listrik di tepi jalan yang sebagian terendam air. Seketika tubuhnya terpental akibat aliran listrik kuat yang merambat melalui genangan air.
“Saya sempat teriak, ‘hati-hati mas’, tetapi dia sudah tersetrum duluan. Saya mau nolong juga takut karena masih ada setrum di air,” lanjutnya.
Warga Panik dan Lakukan Evakuasi
Warga yang melihat kejadian itu langsung panik dan meminta bantuan. Beberapa orang berusaha mengevakuasi korban dari tengah banjir, lalu membawanya ke klinik terdekat. Namun sayang, nyawa Hakim tidak tertolong setelah sempat mendapat pertolongan medis.
Dari rekaman CCTV, korban terlihat berdiri di dekat tiang sebelum akhirnya tersungkur ke air. Meski tinggi genangan hanya sekitar lutut, arus listrik dari tiang yang diduga mengalami kebocoran kabel cukup kuat hingga menewaskan korban seketika.
Polisi Selidiki Penyebab Listrik Bocor
Setelah kejadian, pihak kepolisian bersama PLN turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik di area perumahan. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan keamanan warga dan mencegah peristiwa serupa terulang di kemudian hari.
“Kami sedang menyelidiki sumber arus listrik yang menyebabkan korban tersetrum. Tim teknis PLN juga sudah mematikan aliran sementara di kawasan tersebut,” ujar seorang petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya.
Imbauan bagi Warga
Petugas mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap instalasi listrik saat banjir, terutama di sekitar tiang dan kabel yang terendam. Warga juga diminta tidak menyalakan perangkat elektronik atau menggunakan ponsel di area banjir karena berisiko terkena aliran listrik bocor.
baca juga : Polusi Udara di Tangsel-Depok Lebih Tinggi daripada DKI, BRIN Jelaskan Faktanya
Tragedi yang menimpa Hakim menjadi peringatan keras bagi warga agar lebih berhati-hati dan tidak meremehkan bahaya listrik saat musim hujan. Pemerintah Kota Tangerang berencana melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jaringan listrik di kawasan rawan banjir.











