1. Pencarian Korban Hari Ketiga Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya, 29 Korban Masih Hilang
Tangsel Pencarian Korban Pencarian terhadap korban kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali terus dilakukan hingga Sabtu (5/7/2025). Memasuki hari ketiga, sebanyak 29 orang masih dinyatakan hilang.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, hingga relawan selam terus menyisir area laut menggunakan kapal dan alat sonar canggih. Hingga sore, baru empat dari sepuluh jalur sonar yang berhasil dijelajahi.
Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, mengatakan cuaca mendukung, namun bangkai kapal belum berhasil ditemukan. “Mudah-mudahan besok titik lokasi kapal bisa terdeteksi,” ujarnya.
2. Artikel Feature / Naratif Kemanusiaan
Di Tengah Harapan dan Lautan: Menanti Kabar 29 Jiwa yang Masih Hilang
Gilimanuk – Di dermaga Pelabuhan Gilimanuk, suasana haru menyelimuti setiap langkah. Di sana, keluarga para korban KMP Tunu Pratama Jaya menunggu kabar yang belum kunjung datang. Sudah tiga hari, tapi 29 orang masih belum ditemukan.
Petugas SAR terus bekerja tanpa lelah, menyisir laut yang tenang namun menyimpan misteri. Di ruang medis, 19 penyelam menjalani pemeriksaan kesehatan. Mereka akan menyelam ke kedalaman lebih dari 50 meter. “Kami hanya ingin membawa pulang mereka, apa pun kondisinya,” ujar salah satu penyelam dari TNI AL.

Baca Juga: KPU Happy MK Pisah Pemilu Nasional Dan Daerah
Dalam sunyi dan ombak yang terus memecah pantai, keluarga hanya bisa menatap laut, berharap ada kabar baik dari dalamnya.
3. Pencarian Korban dan Operasi SAR
Teknologi Sonar Multi Beam Jadi Kunci Pencarian Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya
Bali – Operasi pencarian KMP Tunu Pratama Jaya mengandalkan teknologi sonar Multi Beam Echosounder 240 milik kapal Manik Emas. Teknologi ini mampu memindai dasar laut dan mendeteksi kontur atau objek tak wajar, seperti bangkai kapal.
“Medan dasar laut Selat Bali cukup kompleks. Ini membuat kerja sonar memakan waktu,” jelasnya.
4. Artikel Fokus Pemerintah dan Kebijakan
Menhub Tegaskan Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tidak Akan Dihentikan
Ini bukan sekadar tugas, tapi tanggung jawab kemanusiaan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Sabtu (5/7/2025).
Kemenhub juga memastikan para penyintas mendapat penanganan medis dan psikologis. Pemerintah membuka jalur koordinasi penuh antara Basarnas, TNI, dan relawan guna mempercepat pencarian.
5. Artikel Investigatif (Fiksi Jurnalis Investigasi)
Tragedi di Selat Bali: Misteri Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
Selat Bali – Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya menyisakan banyak pertanyaan. Bagaimana kapal yang membawa 87 orang bisa karam begitu cepat di jalur pelayaran yang cukup rutin?
Selain itu, laporan awal menyebut adanya gangguan teknis sebelum kapal meninggalkan pelabuhan.
Apakah kelalaian manusia berperan dalam tragedi ini?





