Indosat Indosat Indosat

Pemkab Banyumas memberantas penyalahgunaan Narkotika

Indosat

Purwokerto – Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayahnya sebagai dukungan terhadap program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan komitmen memerangi penyalahgunaan narkotika saat memimpin Apel Peringatan HANI 2025 di SMA Negeri 2 Purwokerto, Senin (14/7). Ia menekankan bahwa narkotika telah menjadi kejahatan luar biasa yang mengancam masa depan generasi muda.

Indosat

“Berdasarkan data, Banyumas termasuk wilayah dengan angka penyalahgunaan narkotika cukup tinggi di Jawa Tengah. Narkotika bisa masuk ke lingkungan sekolah, bahkan rumah tangga,” ujar Sadewo.

Baca Juga : Setia Meski Beda 35 Tahun, Nikah di KUA Jadi Sorotan

Ia mengajak generasi muda untuk aktif membentengi diri dan menyalurkan energi ke hal-hal positif dan membanggakan. “Jangan pernah berpikir narkotika membuat kalian keren. Justru narkotika merampas masa depan dan akal sehat kalian,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Deklarasi Sekolah/Madrasah Bersih Narkoba (Bersinar) sebagai komitmen bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas narkoba. Penandatanganan dilakukan oleh Pemkab Banyumas, BNN, Dinas Pendidikan, Kemenag Banyumas, hingga TP-PKK.

Ketua TP-PKK Kabupaten Banyumas Nuraeni Tri Haryanti Sadewo menyampaikan keprihatinannya atas tingginya kasus narkoba di Banyumas yang kini menempati peringkat ketiga tertinggi di Jawa Tengah. Ia menyoroti meningkatnya keterlibatan perempuan sebagai kurir narkoba.

Baca Juga: Kepala Daerah Gelombang Kedua Diikuti 87 Peserta, Acara Di Kampus IPDN

“Melalui program Krisan (Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba), PKK berkomitmen memperkuat ketahanan keluarga dengan sosialisasi hingga tingkat dasa wisma,” jelas Nuraeni.

PKK dan BNN juga bekerja sama dalam pelatihan keterampilan, seni budaya, hingga olahraga sebagai bentuk pencegahan berbasis keluarga dan desa.

“Kolaborasi ini penting agar keluarga menjadi benteng utama dari narkoba. Anak-anak harus tumbuh bahagia dan bebas dari ancaman narkotika,” tutupnya.

Indosat