Bandung Jadi Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia Pagi Ini
TANGERANG — Kualitas udara di Kota Bandung tercatat sebagai yang terburuk di Indonesia pada Sabtu (11/10/2025) pagi. Berdasarkan data IQAir pukul 07.18 WIB, indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) Bandung mencapai 155 poin, yang menempatkannya dalam kategori tidak sehat.
Kondisi ini menunjukkan bahwa udara di Bandung berisiko menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.
Sejumlah Kota Besar Juga Alami Polusi Tinggi
Selain Bandung, beberapa kota besar lainnya juga mencatat kualitas udara yang tergolong buruk. Berdasarkan data IQAir, berikut daftar kota dengan tingkat polusi tinggi pagi ini:
-
Bandung, Jawa Barat: AQI 155 (tidak sehat)
-
Tangerang Selatan, Banten: AQI 152 (tidak sehat)
-
Serpong, Banten: AQI 151 (tidak sehat)
-
Surabaya, Jawa Timur: AQI 147 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
-
Jakarta: AQI 112 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Kualitas udara di kota-kota tersebut menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi partikulat halus PM2.5, yang merupakan salah satu polutan utama penyebab gangguan pernapasan.
baca juga : Pena sebut pemain Persita Tangerang memiliki peran penting
Medan Catat Kualitas Udara Terbaik di Indonesia
Sementara itu, Kota Medan, Sumatera Utara, justru mencatat kualitas udara terbaik di Indonesia pagi ini. Dengan poin AQI 62, udara di Medan masuk kategori sedang dan relatif aman untuk aktivitas luar ruangan.
Kondisi ini menunjukkan perbedaan signifikan antarwilayah di Indonesia, yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca, kepadatan kendaraan bermotor, serta aktivitas industri.
Oslo Pimpin Daftar Kota dengan Udara Terbersih di Dunia
Dalam skala global, Oslo (Norwegia) menempati posisi teratas sebagai kota dengan udara terbersih. Kota ini mencatat poin AQI 8, yang termasuk dalam kategori baik. Posisi berikutnya ditempati oleh Kyiv (Ukraina) dengan AQI 9 dan Melbourne (Australia) dengan AQI 16.
Kualitas udara yang sangat baik di kota-kota tersebut menunjukkan keberhasilan kebijakan lingkungan dan pengendalian emisi yang ketat.
Delhi Jadi Kota dengan Udara Paling Tercemar
Sebaliknya, Delhi, India, kembali menduduki peringkat teratas sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Pagi ini, indeks AQI Delhi mencapai 186 poin, yang menempatkannya pada kategori tidak sehat.
Berikut daftar kota besar dengan udara paling tercemar pagi ini:
-
Delhi, India: AQI 186
-
Lahore, Pakistan: AQI 173
-
Dhaka, Bangladesh: AQI 169
-
Ho Chi Minh City, Vietnam: AQI 167
-
Milano, Italia: AQI 162
Pemahaman Tentang Skala AQI dan Dampaknya
Sebagai informasi, indeks kualitas udara (AQI) dihitung berdasarkan konsentrasi PM2.5, yakni partikel udara berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke sistem pernapasan manusia.
Berikut klasifikasi kategori AQI berdasarkan kadar PM2.5:
-
Baik: 0–50
-
Sedang: 51–100
-
Tidak sehat bagi kelompok sensitif: 101–150
-
Tidak sehat: 151–200
-
Sangat tidak sehat: 201–299
Pada kategori “tidak sehat”, udara dapat menimbulkan efek negatif bagi kesehatan seluruh populasi, terutama bagi kelompok sensitif yang terpapar dalam waktu lama.
Imbauan untuk Masyarakat
Warga di kota-kota dengan kualitas udara tidak sehat disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi dan siang hari saat polusi berada di level tertinggi. Penggunaan masker N95 atau KN95 juga direkomendasikan untuk mengurangi risiko paparan partikel berbahaya.
baca juga : Pemkot Tangerang Salurkan Benih Sampai Sarana Hidroponik
Pemerintah daerah diimbau meningkatkan langkah mitigasi seperti pembatasan kendaraan, pengawasan emisi industri, serta peningkatan ruang terbuka hijau untuk memperbaiki kualitas udara secara berkelanjutan.











