Indosat Indosat Indosat

Jembatan Merpati Raya Rusak Tergerus Banjir

Indosat

Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Cepat Kerusakan Jembatan Merpati Raya

TANGERANG SELATAN – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat menangani kerusakan pada Jembatan Merpati Raya. Bagian abutment jembatan dilaporkan roboh akibat tergerus arus sungai yang cukup deras.

Kondisi tersebut menimbulkan risiko serius bagi pengguna jalan. Jika tidak segera ditangani, jembatan berpotensi roboh dan memutus akses utama warga di Jalan Merpati Raya.

Indosat

Langkah Cepat Dinas SDABMBK Tangsel

Sebagai langkah antisipasi, Dinas SDABMBK langsung menurunkan tim teknis ke lokasi. Tim melakukan pengecekan struktur jembatan dan memastikan area aman dari aktivitas kendaraan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi menutup sementara Jembatan Merpati Raya sejak Selasa (14/10) sore.

baca juga : Kota Tangerang Terjunkan Timsus Penipuan Rekrutmen Kerja

Penutupan dilakukan selama tiga hari selama proses pembongkaran dan perbaikan berlangsung. Kebijakan ini diambil untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dan meminimalkan risiko kecelakaan.

“Kami sudah melakukan perbaikan minor sebelumnya. Namun, penurunan badan jembatan terjadi lebih cepat dari perkiraan. Demi keselamatan masyarakat, kami perlu melakukan penanganan menyeluruh,” jelas Kemal, Humas Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Rabu (15/10/2025).

DSDABMBK Tangsel Lakukan Penanganan Cepat Kerusakan Jembatan Merpati Raya | Kabar Tangsel


Koordinasi Antarinstansi untuk Rekayasa Lalu Lintas

Dinas SDABMBK juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polres Tangerang Selatan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas selama masa perbaikan. Petugas memasang barrier, rambu pengalihan arus, dan spanduk pemberitahuan agar mobilitas warga tetap lancar.

Langkah ini sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi perbaikan. Petugas juga siaga di beberapa titik rawan untuk membantu pengendara yang melintas.


Permohonan Maaf dan Dukungan Warga

Kemal menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat penutupan mendadak. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat atas penutupan yang dilakukan tiba-tiba. Keselamatan warga menjadi prioritas kami. Beri waktu tiga hari ke depan agar proses perbaikan dapat diselesaikan dengan baik. Kami mohon dukungan dan pengertian warga,” ujar Kemal.

baca juga : Resmikan Gedung GKB Sachrudin: Wujud Kontribusi Masyarakat


Masuk Rencana Rekonstruksi Tahun 2026

Jembatan Merpati Raya termasuk salah satu infrastruktur lama yang sudah masuk dalam rencana rekonstruksi tahun 2026. Namun, karena kondisi lapangan memburuk lebih cepat dari perkiraan, Dinas SDABMBK harus melakukan penanganan darurat lebih awal.

Perbaikan ini diharapkan dapat memperpanjang umur jembatan hingga proyek rekonstruksi total dimulai. Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan perbaikan sementara rampung tepat waktu agar akses warga segera pulih.

Indosat