Indosat Indosat Indosat

Jagung Telur Gula Ditarget Bebas Impor Tahun Depan

Indosat

1.Jagung Telur Gula: Pemerintah Targetkan Impor Nol di 2025

Tangsel Jagung Telur Gula Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan Indonesia akan menghentikan impor jagung, gula konsumsi, garam, dan beras pada 2025  Pemerintah menetapkan target produksi domestik: gula naik dari 2,4 jadi 2,6 juta ton, garam konsumsi 2,25 juta ton, serta jagung pakan baterai mencapai 16,68 juta ton


2. Jagung Lebih dari Pakan Ternak: Siap Diekspor dan Disuplai Industri

Produksi jagung Januari–Mei 2025 mencapai 7,03 juta ton—naik hampir sejuta ton dibanding tahun lalu. Target akhir tahun 16,68 juta ton dengan lahan 2,89 juta ha. Surplus ini tidak hanya untuk domestik, tetapi juga ekspor karena kebutuhan lebih besar dari sekitar 13 juta ton .

Indosat
Jagung Telur Gula
Jagung Telur Gula

Baca Juga: Prabowo Anwar Ibrahim Benar-benar Soulmate


3. Telur & Daging Ayam Surplus: Hilirisasi dan MBG Jadi Kunci

Juni 2025, produksi telur ayam mencapai 6,52 juta ton, melampaui kebutuhan 6,22 juta ton—surplus sekitar 300 ribu ton. Produksi daging ayam encer pula: 4,25 juta ton vs kebutuhan 3,87 juta ton.


4. Gula & Garam: Tak Lagi Impor Konsumsi di 2025

Pemerintah menyiapkan produksi domestik: gula 2,6 juta ton dan garam 2,25 juta ton untuk memenuhi kebutuhan nasional ~1,76 juta ton


5. Strategi Pangan Komprehensif: Insentif, Infrastruktur, dan Reformasi Birokrasi

Langkah konkret meliputi:

  • Pupuk bersubsidi melalui e-RDKK dan pemangkasan birokrasi panjang .

  • Rehabilitasi irigasi lewat Inpres No. 2/2025.

  • Modernisasi petani via teknologi lewat Inpres No. 3/2025.

  • Kemitraan closed-loop menggandeng petani, koperasi, BUMN, dan konsumen agar rantai pasok lebih efisien dan mengurangi pemborosan.

  • Untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional, pemerintah memberikan berbagai insentif, termasuk pupuk bersubsidi, benih unggul, serta alat dan mesin pertanian (alsin­tan).Pemerintah menyatakan produksi beras sudah melam­paui kebutuhan nasional. Komoditas apa yang menjadi prioritas?Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada beras. Pemerintah terus memperkuat swasembada pada beberapa komoditas strategis non-beras seperti jagung, telur, gula konsumsi, dan garam. Target produksi Jagung Pipilan Kering (JPK) dengan kadar air 14 persen pada 2025 adalah 16,68 juta ton, dengan perluasan la­han mencapai 2,89 juta hektar.
Indosat