KepoIn Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyambut gelaran Festival Budaya Betawi dengan penuh antusias. Dirinya menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bentuk menjaga akar budaya di Kota Tangsel.
“Momentum seperti ini penting untuk menjaga akar budaya di Tangerang Selatan Sebuah kota yang besar, modern, teknologi canggih percuma kalau akar budayanya hilang,” ucap Pilar saat membuka Festival Budaya Betawi, pada Sabtu (26/07/2025).
Baca Juga: Kepala Daerah Gelombang Kedua Diikuti 87 Peserta, Acara Di Kampus IPDN
Akar budaya ini menjadi penting kata Pilar, sebagai identitas suatu kota. Sehingga arah pembangunan bisa bersumber dari satu akar budaya.
“Jadi jangan lupa akar budaya kita (Kota Tangerang Selatan) adalah budaya betawi. Pemkot Tangsel bersama Karang Taruna perlu terus melestarikan budaya Betawi,” katanya.
Salah satu upaya pelestarian budaya adalah menjadikan pencak silat sebagai muatan lokal di sekolah dasar hingga menengah.
“Ini salah satu cara Pemkot Tangsel dalam mempertahankan budaya yang ada di Tangsel itu sendiri,” ucapnya.
Terlebih di Kota Tangsel memiliki sejarah budaya yang sangat kuat. Menurut Pilar, banyak suku yang menjadi bagian dari akar budaya di Tangsel.
Baca Juga : Setia Meski Beda 35 Tahun, Nikah di KUA Jadi Sorotan
“Tangsel ini akar budayanya kuat sekali. Budaya di Tangsel sangat beragam, mulai dari Betawi, Sunda Tangerang, hingga Tionghoa,” ujar Pilar.
Konsep budaya ini akan memeriahkan peringatan HUT ke-17 Kota Tangsel, kata Pilar.
“Jadi Tangsel Sejiwa temanya budaya itu. Pokoknya orang-orang budaya ini harus tampil nanti, saya kasih karpet merah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pilar menyebut menariknya Festival Budaya Betawi ini patut untuk ditingkatkan skalanya menjadi tingkat kota.











