Indosat Indosat Indosat

Beberapa Klub Kepincut Datangkan Pelatih Asal Belanda

Indosat

Beberapa Klub Kepincut Datangkan Pelatih Asal Belanda, Tren Baru di Liga Indonesia?

Tangsel Beberapa Klub Kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia tampaknya membawa dampak signifikan terhadap tren rekrutmen pelatih di kancah sepak bola nasional. Menjelang bergulirnya musim baru Super League 2025/2026, sejumlah klub mulai menoleh ke Negeri Kincir Angin sebagai sumber pelatih baru mereka. Fenomena ini menjadi sorotan, terutama karena sebelumnya hanya segelintir klub yang berani mengambil risiko merekrut pelatih asal Belanda.

Salah satu pionir keberhasilan strategi ini adalah Dewa United FC. Di musim lalu, klub ini tampil mengejutkan dengan menempati posisi kedua klasemen akhir di bawah arahan Jan Olde Riekerink, pelatih asal Belanda yang berhasil menerapkan disiplin dan gaya bermain terstruktur di tubuh tim. Kesuksesan Dewa United tampaknya menginspirasi klub-klub lain untuk mengikuti jejak serupa.

Indosat
Beberapa Klub
Beberapa Klub

Baca Juga: Warga Blokir Akses Ke SMPN 17 & SMAN 6 Tangsel

Menjelang musim baru, setidaknya ada tiga klub yang turut merekrut pelatih asal Belanda:

  • PSIM Yogyakarta yang kini dinakhodai oleh Jean Paul van Gastel,

  • Persis Solo yang menunjuk Pater de Roo, dan

  • Bali United FC yang resmi mengumumkan Johnny Jansen sebagai pelatih kepala.

Tak hanya itu, Johnny Jansen bahkan membawa serta dua asisten pelatihnya dari Belanda, Ronnie Pander dan Jeffrey Talan, menunjukkan keseriusan klub dalam mengadopsi filosofi sepak bola Eropa secara menyeluruh.

Dalam wawancara dengan situs resmi klub pada Sabtu (12/7/2025), Jansen mengakui bahwa tren ini kemungkinan besar dipicu oleh penunjukan Patrick Kluivert di level timnas. “Saya tidak tahu mengapa klub-klub mulai mendatangkan pelatih dari Belanda, tetapi bisa kita lihat mereka mengadopsi dari Timnas Indonesia yang juga mendatangkan pelatih dari Belanda,” ujarnya.

Menurut Jansen, kualitas pelatih asal Belanda memang menjadi daya tarik tersendiri. “Saya bisa katakan kualitas mereka sebagai pelatih dari Belanda punya kualitas. Sehingga itu jadi alasan mereka juga mau datang ke Indonesia,” tambahnya.

Efek Jangka Panjang?

Tren ini juga mendapat dukungan dari mantan pemain dan pelatih Timnas Indonesia berdarah Belanda, Eliano Reijnders. Dalam pernyataannya, Reijnders menyebut kehadiran pelatih Belanda bisa mempercepat perkembangan sepak bola nasional. “Saya pernah 15 tahun lalu ke Bali, saya melihat kompetisi di Indonesia menuju ke arah yang lebih baik. Hanya bisa kita pahami bahwa sepak bola Indonesia menuju arah positif,” ucapnya.

Kini, dengan masuknya pelatih-pelatih Eropa, khususnya dari Belanda, banyak pihak berharap bahwa gaya bermain Indonesia bisa menjadi lebih terorganisir, taktik lebih rapi, dan pengembangan pemain muda lebih terstruktur.

Menunggu Hasil di Lapangan

Meski demikian, kehadiran pelatih asing bukanlah jaminan kesuksesan instan. Adaptasi dengan kultur sepak bola lokal, karakter pemain, hingga manajemen klub akan menjadi ujian tersendiri bagi para pelatih anyar ini. Namun, jika melihat jejak awal yang positif dari Dewa United, harapan bahwa pelatih Belanda bisa membawa perubahan nyata di liga Indonesia bukanlah sesuatu yang utopis.

Kini tinggal menunggu apakah tren ini benar-benar akan membawa pergeseran paradigma dalam sepak bola nasional — atau sekadar euforia sesaat. Yang jelas, Super League musim 2025/2026 dipastikan akan semakin menarik dengan aroma Belanda yang mulai terasa di berbagai sudut lapangan.

Indosat